Selasa, 22 Agustus 2017

15 Bahaya Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Tidur merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi setiap manusia. Tidur memiliki fungsi untuk menjaga tubuh agar tetap bugar dan memberi waktu organ fisik serta pikiran untuk beristirahat setelah lelah bekerja seharian.

Kebutuhan tidur untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung golongan umurnya. Untuk orang dewasa, setiap malamnya membutuhkan tidur minimal delapan jam. Namun untuk remaja hingga anak-anak perlu ditambah beberapa jam agar tercukupi tidurnya.

Tidur yang cukup ternyata mampu membuat tubuh lebih segar dan juga menjadi lebih fresh untuk menjalani aktivitas harian. Namun kebalikannya, jika tubuh kekurangan tidur maka akan menyebabkan kantuk, tidak fokus, dan yang paling bahaya adalah dapat menimbulkan beragam penyakit mematikan.

 Seorang dokter dari Amerika Serikat, Dr. Raghu Reddy mengatakan bahwa seseorang yang mengalami kekurangan tidur kurang atau sama dengan lima jam dalam seminggu, maka dapat dibayar dengan beristirahat penuh pada akhir pekan. Namun, jika selama seminggu kamu mengalami kurang tidur lebih dari 20 jam, jika dibiasakan akan beresiko menimbulkan penyakit dan gangguan emosional.

Setiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda ketika ditanya penyebab ia kurang tidur. Mulai dari efek insomnia, menyelesaikan pekerjaan hingga larut malam, atau bahkan hanya sekedar bermain video game, berbincang dengan teman hingga pagi hari.

Bahaya Kurang Tidur
Bahaya Kurang Tidur - Oprah.com

Lantas apa yang akan terjadi jika kamu sering mengalami kurang tidur?

1. Mudah terserang penyakit
Masih ingat dengan salah lagu yang dilantunkan H. Rhoma Irama yang berjudul "Begadang"? Dalam lagu tersebut, dituliskan sepenggal lirik yang menyebutkan bahwa orang segala penyakit akan mudah datang kepada orang yang sering bergadang. Lirik ini 100% benar adanya.

Untuk dapat melawan inflamasi atau peradangan dan juga stress, tubuh membutuhkan sitokin untuk meningkatkan imun tubuh. Sitokin merupakan hasil dari protein yang diproduksi saat kita tidur. Jika tidur kita kurang, maka otomatis sitokin akan menurun dan membuat penyakit akan lebih mudah masuk ke tubuh kita.

Kinerja sel tubuh dan kekebalan tubuh juga akan semakin melemah sejalan dengan kurangnya tidur kamu. Jika terus-terusan kekurangan tidur, maka selain penyakit lebih mudah menyerang, kamu juga akan lebih sulit untuk sembuh. Hal ini dikarenakan ikut menurunnya penyembuhan alami yang dihasilkan oleh tubuh.

2. Daya ingat menurun
Kurang tidur selain dapat menyebabkan kamu mengantuk, juga dapat menyebabkan kamu menjadi seseorang yang mudah lupa. Saat tidur, koneksi saraf ingatan akan bekerja maksimal dan menyimpan berbagai hal yang kita alami dan pelajari kedalam ingatan kita. Akan tetapi jika tidur kamu kurang atau mengalami masalah, maka otomatis proses tersebut akan mengalami masalah juga.

3. Penuaan dini
Jika kamu perhatikan dengan seksama wajah orang yang sering bergadang dan mengalami kurang tidur, maka akan terlihat lebih tua bila dibandingkan dengan umurnya. Perlahan-lahan wajah orang yang kurang tidur akan tampak kusam, munculnya kantong mata yang menghitam, dan terdapat seperti garis-garis pada wajah.

Saat tubuh mengalami kurang tidur, produksi hormon kortisol akan semakin meningkat. Hormon ini dapat menyebabkan protein kolagen yang berfungsi untuk membuat wajah tampak lebih muda dan halus menjadi hancur.

4. Sulit untuk konsentrasi
Agar pekerjaan dapat dikerjakan secara maksimal, berkonsentrasi merupakan salah satu hal yang berperan penting. Saat kamu kekurang tidur, maka kamu akan menjadi kesulitan untuk dapat fokus, konsentrasi, mudah lupa dan sering bingung. Hal ini dikarenakan rasa kantuk yang muncul akibat pola tidur kamu yang buruk.

5. Terhambatnya pertumbuhan
Apabila kamu masih berada pada usia pertumbuhan, maka sebisa mungkin hindari bergadang dan penuhi jam tidur kamu. Hal ini akan berperan penting untuk meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang tidak akan didapatkan oleh orang yang kurang tidur. Hormon pertumbuhan berpengaruh pada perkembangan otot, kulit, dan tulang.

6. Menurunnya hasrat 
Akibat lelah, kantuk, stress yang muncul karena kurangnya tidur dapat berdampak pada turunnya hasrat untuk melakukan hubungan suami istri, baik pada pria maupun wanita.

7. Risiko obesitas
Bagaimana bisa kurang tidur justru membuat berat badan bertambah? Tentu saja bisa! Hal ini dikarenakan seseorang yang kurang tidur akan mudah mengalami peningkatan hormon ghrelin. Hormon ini memiliki peran untuk membuat seseorang menjadi mudah lapar dan membuat keinginan untuk memakan sesuatu meningkat. Jika dibiarkan terus-menerus akan beresiko untuk timbulnya obesitas.

8. Mudah depresi
Pada tahun 2005 pada sebuah forum pernah diadakan polling pada orang-orang yang mengalami depresi. Hasil dari polling tersebut menyebutkan bahwa mayoritas dari mereka yang mengalami depresi adalah orang-orang yang memiliki pola tidur yang buruk. Dengan waktu tidur kurang dari 6 jam setiap malamnya.

9. Risiko stroke
Menurut hasil penelitian oleh seorang ahli pada tahun 2012 mengatakan bahwa seseorang yang memiliki jam tidur yang kurang, dapat meningkatkan risiko stroke hingga empat kali.

10. Risiko diabetes
Tubuh seseorang yang kekurangan tidur akan mengalami penggunaan insulin yang tidak efektif. Hal ini dikarenakan pankreas tidak dapat mengontrol tingkat gula dalam darah sebagaimana normalnya dan akan meningkatkan risiko terkena diabetes.

11. Menurunnya hormon testosteron
Seorang yang terbiasa bergadang pada umumnya akan mengalami penurunan hormon testosteron. Hormon ini bisa berdampak pada menurunnya kesuburan pria tersebut dan menjadi kurang bergairah. Selain itu, hormon testosteron yang rendah dapat menyebabkan menurunnya percaya diri dan mudah sedih.

12. Kecelakaan
Seseorang yang sedang mengantuk karena kurang tidur, dapat meningkatkan resiko kecelakaan saat sedang berkendara. Hal ini disebabkan karena rasa kantuk yang membuat kurang fokus dan apabila kantuk teramat berat, maka dapat menyebabkan kamu tidur tanpa kamu sadari.

13. Risiko osteoporosis
Menurunnya kualitas jaringan tulang dapat dialami oleh semua orang yang tidurnya kurang. Saat tubuh kurang tidur, maka dapat menyebabkan mineral dan sum-sum pada bagian tulang belakang menjadi menurun. Inilah yang menyebabkan meningkatnya risiko osteoporosis.

14. Kanker
Agar tubuh dapat melakukan regenerasi sel-sel yang rusak dan meningkatkan imun tubuh, maka dibutuhkan tidur yang cukup. Jika tidak, maka akan berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan sel dan meningkatkan risiko kanker.

15. Kematian
Bahaya yang paling terakhir yaitu akan berdampak pada kematian. Orang yang memiliki tidur yang kurang memiliki risiko meninggal lebih cepat daripada mereka yang memiliki tidur yang cukup. Penyakit serius yang bisa muncul karena kurang tidur adalah penyakit jantung dan darah tinggi. Untuk dapat menyembuhkan pembuluh darah dan jantung secara alami, maka tubuh memerlukan tidur yang cukup.


EmoticonEmoticon