Minggu, 15 Oktober 2017

Ini Posisi Tidur yang Baik dan yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Saat sedang dalam masa kehamilan, posisi tidur merupakan salah satu permasalahan baru yang harus kamu hadapi. Tidur nyenyak kini menjadi sebuah tantangan setiap malamnya bagi ibu hamil. Posisi tidur yang sebelumnya menjadi posisi favorit, belum tentu akan terasa nyaman seperti sebelum memasuki masa kehamilan. Agar tidur dapat menjadi nyaman dan nyenyak, kamu harus mencari posisi tidur yang pas dan tentunya tidak membahayakan calon buah hati.

Posisi Tidur Ibu Hamil
Posisi Tidur Ibu Hamil

Penyebab Sulit Tidur Nyenyak Pada Ibu Hamil

Sulit mencari posisi tidur yang nyaman hampir dialami oleh seluruh ibu yang sedang dalam masa hamil muda. Hal ini disebabkan karena munculnya perubahan pada tubuh saat trimester pertama kehamilan dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Dalam masa trimester pertama, Ibu masih diperbolehkan untuk tidur dengan posisi telentang ataupun dalam posisi tengkurap. Akan tetapi, posisi tidur seperti ini tidak begitu direkomendasikan oleh para dokter. Hal ini disebabkan karena dapat berisiko dalam memicu permasalahan kesehatan lainnya dan dapat membahayakan janin Ibu.

Bahaya Tidur Telentang dan Tengkurap

Posisi tidur merupakan salah satu hal yang awalnya terlihat sepele, namun penting untuk diperhatikan saat dalam masa kehamilan. Posisi tidur yang salah pada ibu hamil dapat berdampak pada munculnya beberapa permasalahan seperti nyeri otot, kaki membengkak, mempengaruhi tekanan darah, dan lain-lain.

Selain permasalah tersebut, posisi tidur telentang juga dapat memicu permasalahan lainnya, seperti sesak nafas, pusing, mual, nyeri punggung, wasir, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi suplai darah menuju ke janin. Hal Ini disebabkan karena adanya tekanan pada bagian aorta dan vena cava inferior. Kedua bagian tersebut berfungsi untuk mengantarkan aliran darah dari jantung menuju ke bagian kaki.

Selain posisi telentang, tidur tengkurap juga sebaiknya kamu hindari. Posisi tidur tengkurap akan menyebabkan tekanan pada rahim dan menimbulkan rasa tidak nyaman.


Posisi Tidur yang Baik Untuk Ibu Hamil 

1. Posisi Tidur Miring
Posisi tidur urutan pertama yang direkomendasikan yaitu tidur dengan posisi miring menghadap ke arah kiri. Selain dapat membuat rasa nyaman, tidur dengan posisi ini juga dapat membantu meningkatkan jumlah darah dan juga nutrisi pada plasenta serta janin ibu hamil. Agar tidur dapat lebih nyaman, ibu dapat menambahkan penggunaan bantal di antara kedua kaki dan pada bagian punggung.

Bila sebelumnya ibu sering mengalami rasa nyeri pada punggung dan mengalami kesulitan bernafas saat tidur, sebagai solusinya ibu bisa mencoba posisi tidur miring.

2. Posisi Setengah Duduk
Selain posisi tidur miring, posisi lainnya yang direkomendasikan yaitu tidur dengan posisi setengah duduk. Media bantal dapat digunakan  untuk menyangga bagian kepala dan punggung  ibu saat akan tidur. Posisi ini memiliki manfaat untuk mengatasi nyeri pada ulu hati saat tidur.

Nyeri ulu hati pada ibu hamil biasanya disebabkan oleh hormon progesteron yang mempengaruhi otot antara bagian lambung dan kerongkongan / esophagus dan menyebabkan asam lambung kembali membalik menuju kerongkongan. Ibu hamil juga disarankan untuk melakukan makan malam beberapa jam sebelum tidur dan makan secara perlahan.

Tidak hanya posisi tidur, perubahan fisik seperti pada bagian payudara yang menjadikannya lebih sensitif juga dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak. Sebagai solusinya, ibu dapat menggunakan bra dengan ukuran yang pas agar nyaman digunakan. Selain itu, ibu juga dapat menggunakan bantal untuk membuat payudara menjadi lebih rileks.

Bila rasa yang ditimbulkan dirasa sudah menganggu, ibu dapat melakukan konsultasi kepada dokter untuk dapat mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan.


Tips Agar Tidur Ibu Hamil Lebih Nyenyak

Memasuki proses kehamilan yang pertama mungkin terasa akan sangat merepotkan. Namun, apabila dilakukan dengan cara yang benar, tentu saja akan membuat semua proses yang dilewati menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk meraih tidur yang nyaman saat masa kehamilan trimester pertama.
  • Jika kamu tidur dalam posisi miring, arahkan kedua kaki ke posisi dalam menuju perut seperti posisi janin. Agar tidur dapat lebih nyaman, gunakan bantal guling di antara kedua kaki.
  • Untuk mencegah terjadinya perubahan posisi tidur dan agar tetap dalam satu sisi, kamu bisa menggunakan bantal kehamilan khusus.
  • Agar asam lambung tidak naik ke tenggorokan saat tidur, kamu bisa menyangga bagian atas kasur setinggi beberapa cm. Selain itu, hindari konsumsi makanan pedas menjelang waktu tidur.
  • Lakukan olahraga ringan seperti yoga ataupun meditasi secara rutin agar tubuh menjadi lebih rileks dan fresh.

Kamis, 21 September 2017

Penyebab dan Cara Mengobati Sariawan Secara Alami

Munculnya sariawan pada bibir dan lidah tentu akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Sariawan dapat menyebabkan rasa perih dan akan semakin menjadi saat kamu sedang makan. Meskipun sariawan tergolong penyakit ringan yang sering terjadi, namun tidak sedikit orang yang masih bingung mengenai cara untuk dapat mengatasi sariawan yang ampuh.

Di dalam ilmu medis, sariawan sebenarnya tidak memerlukan obat tertentu untuk dapat disembuhkan. Karena pada dasarnya, sariawan dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 10 hingga 14 hari. Akan tetapi, jika kamu ingin sariawan sembuh lebih cepat sebelum rentang waktu tersebut, kamu dapat mencoba beberapa cara yang telah penulis rangkum. Namun sebelum itu, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan sariawan.

Cara Mengobati Sariawan - cloudinary.com

Penyebab Munculnya Sariawan

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya sariawan, antara lain :
  • Kurang mengkonsumsi buah dan sayur dengan kandungan vitamin C, B12, dan zat besi 
  • Lidah atau bibir tergigit secara tidak sengaja
  • Makan makanan pedas secara berlebihan
  • Pemakaian mouthwash dan pasta gigi yang kurang cocok
  • Jarang membersihkan kebersihan mulut, seperti menggosok gigi
  • Adanya kejadian yang menyebabkan trauma, seperti benturan dan menimbulkan luka pada mulut
Setelah mengetahui penyebab terjadinya sariawan, kini kamu bisa lebih mudah saat akan melakukan pencegahan agar sariawan tidak kambuh lagi. Jika penyebab sariawan yang kamu alami di luar bebrapa faktor diatas, seperti penggunaan behel dan karang gigi, kamu bisa mengkonsultasikannya kepada dokter gigi langganan kamu. 

Cara Merawat Mulut yang Benar Saat Sariawan

  • Pilih sikat gigi yang memilki bulu lembut, sehingga tidak menyebabkan luka pada mulut saat digunakan
  • Rajinlah berkumur-kumur secara rutin. Kamu juga bisa menambahkan sedikit garam dalam air untuk berkumur.
  • Selektif dalam memilih makanan. Hindari mengkonsumsi makanan yang terlalu keras, pedas, dan mengandung asam yang terlalu tinggi. 
  • Jauhi faktor-faktor yang bisa menyebabkan munculnya sariawan
  • Lakukan olahraga dan refreshing di waktu luang kamu. Seseorang yang memiliki pikiran stress bahkan depresi, dapat membuat sariawan menjadi lebih mudah muncul dan apabila sedang mengalami sariawan, maka akan lebih lama proses penyembuhannya.

Obat Sariawan Alami Untuk Anak-Anak Hingga Orang Dewasa

Bila kamu termasuk orang yang malas berkonsultasi kepada dokter dan tidak sabar menunggu sariawan yang tak kunjung sembuh, maka kamu tidak perlu khawatir. Saat ini, untuk dapat mengobati sariawan sudah ada beberapa cara mengatasinya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, sehingga aman untuk dilakukan.

1. Air kelapa
Seperti yang telah kita ketahui, air kelapa memang membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh apabila rutin dikonsumsi. Beberapa manfaat air kelapa yaitu untuk mencegah dehidrasi, mengatasi panas dalam, mengobati sariawan, dan membuat tubuh menjadi lebih dingin. 

2. Minyak kelapa
Tidak hanya air kelapa, olahan kelapa lainnya seperti minyak kelapa juga dapat membantu dalam menyembuhkan sariawan. Minyak kelapa memiliki kandungan anti bacterial alami yang dapat membunuh kuman dan bakteri penyebab munculnya sariawan. Agar khasiat yang dihasilkan dapat lebih maksimal, kamu dapat menambahkan sedikit madu ke dalam minyak kelapa.
  • Campurkan 1 sendok teh madu ke dalam 2 sendok teh minyak kelapa
  • Setelah minyak dan madu tercampur rata, oleskan ke permukaan sariawan
  • Biarkan selama kurang lebih sepuluh menit agar khasiatnya dapat terserap
  • Bilas permukaan sariawan menggunakan air hangat

3. Yoghurt
Bahan selanjutnya yang dapat mengobati sariawan kamu, yaitu yoghurt. Susu hasil fermentasi ini memiliki manfaat yang baik dalam melancarkan pencernaan dan mengobati sariawan. Yoghurt aman untuk dikonsumsi meskipun kamu memiliki alergi terhadap susu, hal ini dikarenakan kandungan laktosa susu pada yoghurt telah dirusak oleh para bakteri.

4. Bawang putih 
Siapa yang tidak mengenal jenis umbi yang satu ini? Sebelumnya kita lebih mengenal bawang putih sebagai salah satu bahan utama untuk memasak. Namun, ternyata bawang putih mengandung beragam khasiat bermanfaat bagi tubuh kita, salah satunya untuk menyembuhkan sariawan.

Bawang putih memiliki kandungan senyawa abrasive yang mampu melawan bakteri-bakteri jahat terutama pada bagian sariawan. Selain itu, bawang putih juga dikenal mampu berperan sebagai antibiotic alami pada tubuh kita.

Cara menggunakannya :
  • Kupas satu buah bawang putih dan haluskan
  • Tempelkan bawang putih yang telah dihaluskan pada bagian sariawan
  • Biarkan selama kurang lebih lima hingga 10 menit

5. Belimbing wuluh
Belimbing wuluh atau dikenal juga dengan belimbing sayur merupakan jenis buah-buahan yang berasal dari Kepulauan Maluku. Rasa asam pada belimbing wuluh membuatnya sering dijadikan bahan masakan. Selain itu, dibalik rasa asam belimbing wuluh ternyata menyimpan khasiat dengan kandungan vitamin C yang tinggi untuk mengatasi sariawan. Cara menggunakannya cukup mudah, kamu hanya perlu mengunyah belimbing wuluh selama beberapa menit saja.  

6. Kunyit
Salah satu jenis rempah-rempah yang paling terkenal di Indonesia, yaitu kunyit. Selain sering digunakan dalam bahan masakan, kunyit juga sering digunakan sebagai pengobatan tradisional. Salah satu manfaat kunyit untuk kesehatan yaitu dapat mengobati sariawan. Tidak heran apabila kunyit dianggap ampuh untuk mengatasi masalah sariawan, hal ini disebabkan karena kunyit memiliki kandungan anti bacterial dan anti peradangan yang cukup tinggi.
  • Ambil kunyit secukupnya dan haluskan dengan cara diparut
  • Campurkan sedikit air hangat dan aduk hingga membentuk seperti pasta
  • Oleskan pasta kunyit pada permukaan sariawan dan diamkan selama beberapa menit
  • Bersihkan pasta menggunakan air hangat hingga bersih

7. Pisang dan madu
Tidak sedikit orang percaya bahwa buah pisang ternyata dapat mengatasi terjadinya sariawan. Hal ini dikarenakan buah pisang memiliki kandungan vitamin C yang cukup tingi. Ada ramuan khusus yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sariawan dengan menggunakan buah pisang dan sedikit tambahan madu. 

Cara membuat :
  • Siapkan satu buah pisang dan haluskan
  • Campurkan satu sendok makan madu ke dalam buah pisang yang telah dihaluskan dan aduk hingga merata
  • Oleskan pasta tersebut ke permukaan bibir atau lidah yang mengalami sariawan
  • Diamkan sekitar sepuluh sampai lima belas menit, agar kandungan pasta dapat diserap dengan baik

8. Pepaya mentah
Obat sariawan alami selanjutnya adalah pepaya mentah. Tahukah kamu sebenarnya pepaya mentah mengandung senyawa antiseptik cukup tinggi? 
Salah satu kandungan yang terdapat pada buah papaya yang masih mentah, yaitu kandungan senyawa antiseptic. Kandungan ini dapat membantu tubuh dalam melawan kuman dan bakteri penyebab sariawan. 

Namun, dibalik manfaat tersebut ternyata apabila pepaya muda digunakan secara berlebihan, maka dapat menyebabkan munculnya permasalahan baru, yaitu masalah karang gigi. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, bila sariawan telah sembuh maka kamu dapat berhenti menggunakan pepaya mentah.

Cara mengobati sariawan dengan papaya mentah :
  • Kupas papaya mentah dan potong menjadi bagian kecil (cukup untuk bagian sariawan)
  • Tempelkan potongan papaya tersebut pada bagian sariawan
  • Biarkan papaya menempel selama kurang lebih sepuluh menit
  • Bilas sariawan menggunakan air hangat

9. Daun jambu biji
Masih banyak orang yang beranggapan bahwa jenis buah yang kaya akan kandungan vitamin C, hanya terdapat pada buah jeruk. Padahal anggapan tersebut kurang tepat. Banyak jenis buah-buahan lainnya yang kaya akan kandungan vitamin C selain buah jeruk, contoh lainnya yaitu buah jambu biji.

Berkat kandungan vitamin C yang dimilikinya, apabila kamu mengkonsumsi jambu biji secara rutin, sariawan kamu dapat sembuh dalam waktu yang lebih cepat. Selain buahnya, daun jambu biji juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi sariawan. Kandungan senyawa anti bacterial alami pada daun jambu biji, dapat membantu dalam memerangi kuman dan bakteri yang menyebabkan sariawan.

Cara menggunakan daun jambu biji untuk sariawan :
  • Pilih beberapa helai daun jambu biji yang masih muda
  • Bersihkan daun jambu biji menggunakan air yang mengalir hingga bersih
  • Kunyah daun-daun yang sebelumnya telah dibersihkan selama beberapa detik hingga daun hancur
  • Terakhir, kumur-kumur menggunakan air bersih

10. Baking soda dan garam
Salah satu cara untuk mengobati sariawan yang cukup ampuh adalah dengan menggunakan kombinasi dari baking soda dan garam. Salah satu manfaat baking soda yaitu dapat membantu tubuh dalam memerangi kuman dan juga bakteri pada sariawan. Sedangkan garam memiliki manfaat untuk mengurangi rasa sakit dengan anti inflamasi atau peradangan yang dimilikinya.

Cara penerapannya :
  • Siapkan garam dan baking soda secukupnya
  • Haluskan kedua bahan dan campurkan hingga merata
  • Tuangkan sedikit air panas ke dalam campuran garam dan baking soda secukupnya dan aduk hingga membentu seperti pasta
  • Oleskan pasta yang sudah jadi secara merata dan perlahan ke permukaan sariawan dan diamkan kurang lebih 10 hingga 15 menit. Sariawan akan terasa sedikit perih, namun itu masih termasuk sesuatu wajar. 
  • Lakukan cara ini rutin minimal satu kali sehari setelah menggosok gigi. 

Sabtu, 16 September 2017

Cara Memutihkan Wajah Secara Alami Dengan Cepat

Memiliki wajah yang putih, mulus, bersih, dan bersinar merupakan sebuah impian yang ingin dicapai oleh semua orang, baik pria maupun wanita. Untuk dapat mewujudkannya, tentu dibutuhkan suatu usaha untuk melakukan perawatan wajah. Agar dapat lebih maksimal, perawatanpun harus dilakukan dengan dua cara, yaitu perawatan dari dalam dan dari luar.

Cara merawat kulit wajah dari dalam yang benar adalah dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan dengan kandungan nutrisi yang cukup, bukan dengan mengkonsumsi obat-obatan kimia. Cobalah untuk mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin agar kulit kamu dapat lebih cerah.

Lalu bagaimana dengan perawatan kulit dari luar? Kebalikan dari perawatan dari dalam, untuk merawat kulit wajah dari luar, ada banyak cara yang dapat kamu lakukan. Mulai dari perawatan menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kamu, hingga perawatan secara medis dengan harga yang terbilang tidak murah.

Akan tetapi, pada pembahasan kali ini penulis hanya akan berfokus mengenai cara-cara alami saja. Karena selain mudah untuk dilakukan, cara alami tidak memerlukan biaya yang besar dan tentunya jauh lebih aman. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat kulit tampak lebih putih hanya dengan bahan-bahan sederhana yang sering kamu temui.

Mungkin kamu akan bertanya-tanya “apakah dengan bahan-bahan alami tersebut bisa memiliki efek seampuh dengan melakukan perawatan menggunakan produk kosmetik?” Jawabannya tentu saja bisa. Produk kosmetik pada umumnya juga menggunakan bahan utama dari bahan-bahan alami yang sebenarnya bisa langsung kamu terapkan dengan mudah dan tentunya lebih murah.

Cara Memutihkan Wajah - tinystep.in

Penyebab Wajah Tampak Kusam

Sebelum memasuki pembahasan tentang bagaimana cara memutihkan atau mencerahkan kulit, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang dapat menyebabkan wajah kamu tampak lebih kusam. Ada beberapa factor yang bisa menyebabkan wajah kamu menjadi lebih kusam, antara lain :

Begadang
Kebiasaan begadang di malam hari dapat menjadi salah satu penyebab kulit wajah menjadi kusam. Begadang dapat menyebabkan kulit wajah kamu menjadi kelelahan dan membuat pori-pori menjadi terbuka. Maka dari itu, hindari begadang bila tidak ada keperluan yang terlalu mendesak. Jika kamu mengatur pola tidur kamu dengan baik, kamu tidak hanya dapat membuat kulit lebih sehat, namun juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis lainnya.

Merokok
Salah satu kebiasaan buruk yang perlu kamu hindari agar kulit tidak kusam, yaitu kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam rokok diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel wajah dan membuat kulit wajah menjadi lebih kusam. Tidak hanya mereka yang merokok, jika kamu merupakan seorang perokok pasif yang juga kerap terkena paparan asap rokok, maka kamu juga dapat mengalami kulit kusam.

Jarang mengkonsumsi buah dan sayur
Buah-buahan dan sayuran memiliki peran penting dalam membuat kulit menjadi lebih sehat. Bila dibandingkan dengan orang yang rajin mengkonsumsi sayur dan buah, orang yang jarang mengkonsumsi sayur dan buah cenderung akan memiliki kulit yang lebih kusam dan kurang sehat.
Hal ini disebabkan karena kulit tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Maka dari itu, biasakan diri kamu mulai dari sekarang untuk rutin mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Karena dari  kedua sumber tersebut, kamu bisa mendapatkan kulit yang lebih sehat, fresh, dan cerah.

Kebiasaan yang Baik Untuk Memutihkan Wajah

Agar proses untuk memutihkan wajah dapat berjalan lebih lancar dan maksimal, maka dibutuhkan pula perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Berikut ini adalah beberapa gaya hidup atau kebiasaan yang baik untuk kamu lakukan untuk mendapatkan kulit putih alami.

1. Menjaga pola hidup dan pola makan yang sehat
Banyak cara yang sudah kamu lakukan untuk mendapatkan kulit putih dan cerah, namun masih belum ada cara yang berhasil? Coba perhatikan lagi gaya hidup kamu, apakah sudah baik atau masih buruk?

Pola hidup memiliki pengaruh yang besar terhadap kesehatan kulit. Kebiasaan buruk seperti sering begadang, jarang mandi, makan makanan tidak sehat, jarang berolahraga, dan yang lainnya, dapat membuat kondisi kulit kamu menjadi tidak sehat.  Jika kamu menginginkan kulit wajah yang putih, maka kamu juga harus membulatkan tekad untuk mengubah gaya hidup kamu menjadi lebih sehat.

2. Perbanyak air putih
Seperti yang telah kita ketahui, 60% tubuh kita terdiri dari air. Bila tubuh mengalami kekurangan cairan, salah satu dampak negatifnya yaitu dapat membuat kamu tampak lebih tua karena kulit yang kusam dan munculnya jerawat. Maka dari itu, penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan mengkonsumsi air putih minimal sebanyak delapan gelas perhari.

3. Rajin menjaga kulit
Tidak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan penyebab kulit menjadi kusam yaitu dikarenakan polusi dan debu jalanan, minyak, dan bakteri pada wajah. Agar dapat terhindari dari permasalahan tersebut, maka solusinya yaitu dengan rajin membersihkan wajah. Dengan rajin membersihkan kulit wajah, kulit kamu akan tampak lebih bersinar dan terhindar dari permasalahan lainnya, seperti jerawat.

4. Berhenti merokok
Seorang perokok, baik perokok aktif maupun perokok pasif, cenderung akan memiliki kulit wajah yang lebih gelap dan terlihat lebih tua. Hal ini dikarenakan kulit terlalu sering terkena paparan radikal bebas dari asap rokok. Maka dari itu, hindari kebiasaan merokok mulai dari sekarang agar kamu dan orang-orang disekitar kamu dapat menjadi lebih sehat.

5. Menjaga pikiran agar tidak stress
Terlalu banyak pikiran dapat membuat kamu menjadi stress. Padahal apabila kamu sering mengalami stress yang berlebihan, maka akan berpotensi menyebabkan kulit lebih kusam, dan dapat menimbulkan permasalahan lainnya. Untuk dapat mengatasinya, cobalah untuk melakukan refreshing di waktu luang kamu, seperti untuk berolahraga atau pergi berwisata bersama keluarga. Hindari memforsir diri untuk memikirkan permasalahan yang tidak terlalu penting.

Cara Memutihkan Wajah Dengan Bahan Alami

Setelah mengetahui faktor-faktor yang dapat membuat kulit kusam dan mengetahui pola hidup yang baik, kini saatnya kamu untuk menerapkan beberapa cara alami untuk memutihkan kulit.

Sari bengkoang
Jika kamu memperhatikan beragam kosmetik kecantikan yang banyak beredar, pasti kamu pernah melihat beberapa produk yang menggunakan bahan dasar kosmetik dari sari bengkoang. Tentu saja hal tersebut memiliki alasan dibaliknya. Bengkoang diketahui memiliki kandungan vitamin B dan C yang cukup tinggi dan baik untuk orang yang sedang melakukan perawatan kulit, termasuk untuk memutihkan wajah.

Cara menggunakan bengkoang untuk memutihkan kulit
  • Siapkan buah bengkoang yang masih segar dan wadah kecil
  • Kupas buah bengkoang hingga bersih
  • Parut buah bengkoang yang telah dikupas sebelumnya
  • Peras parutan bengkoang hingga mengeluarkan air dan simpan pada wadah yang telah disiapkan
  • Diamkan hasil perasan selama beberapa menit hingga terdapat endapan pada dasar wadah
  • Pisahkan hasil endapan tersebut dan oleskan secara merata pada permukaan wajah
  • Diamkan selama 15 hingga 20 menit  dan bilas mengunakan air bersih
  • Lakukan cara ini rutin satu kali sehari agar dapat memperoleh hasil maksimal


Masker pepaya
Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, buah papaya juga memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaatnya yang paling popular yaitu untuk melancarkan pencernaan dan menyehatkan kulit. Untuk mendapatkan kulit yang sehat dengan buah papaya, kamu bisa mengolahnya menjadi masker wajah.
  • Siapkan buah papaya segar secukupnya
  • Blender papaya hingga halus
  • Oleskan papaya yang telah dihaluskan secara merata pada wajah
  • Diamkan selama 15 hingga 20 menit
  • Bilas dengan air hingga bersih
  • Gunakan masker papaya secara rutin sebelum tidur 

Lidah buaya
Sebelumnya lidah buaya memang terlebih dahulu dikenal banyak orang karena khasiatnya yang baik untuk merawat rambut. Namun, tahukah kamu bahwa cairan lidah buaya ternyata juga dapat bermanfaat untuk kesehatan kulit?

Menurut hasil penelitian, di dalam lidah buaya memiliki kandungan vitamin A, B, C, dan E yang salah satu manfaatnya, yaitu untuk membuat kulit menjadi lebih cerah.

Cara menggunakan lidah buaya untuk memutihkan kulit
  • Siapkan lidah buaya yang masih segar
  • Kupas lidah buaya dan pisahkan cairan lendirnya
  • Oleskan lendir yang telah dipisah sebelumnya secara merata pada permukaan wajah
  • Diamkan lendir mengering selama lima belas hingga dua puluh menit.
  • Bilas wajah menggunakan air bersih
  • Terapkan cara ini secara rutin setiap pagi ataupun malam hari

Putih telur dan jeruk nipis
Perpaduan antara putih telur dan jeruk nipis dapat menjadi salah satu cara ampuh untuk memutihkan kulit. Putih telur memiliki kandungan protein tinggi yang baik untuk memberikan nutrisi pada kulit wajah, sedangkan jeruk nipis memiliki kandungan antioksidan yang berfungsi untuk menjaga kulit saat berada di bawah sinar ultraviolet.
  • Siapkan 1 butir telur ayam kampong dan 1 buah jeruk nipis
  • Pisahkan putih telur dan kocok hingga mengeluarkan busa
  • Peras jeruk nipis hingga mengeluarkan cairan
  • Tambahkan hasil perasan jeruk nipis ke dalam putih telur yang telah dikocok
  • Oleskan secara merata pada wajah dengan lembut
  • Diamkan hingga mengering dan bilas dengan air bersih

Masker tomat
Bahan pertama yang dapat membuat kulit menjadi putih, yaitu tomat. Buah yang sering menjadi bahan campuran saat memasak ini ternyata memiliki efek yang baik untuk kesehatan kulit. Tomat bisa kamu konsumsi secara langsung ataupun diolah terlebih dahulu untuk dijadikan masker wajah.
Tomat baik untuk digunakan bagi orang-orang yang sering beraktivitas di luar ruangan. Kandungan antioksidan alami dalam tomat, dapat menjaga kulit kamu saat terpapar sinar ultraviolet di siang hari.

Cara membuat masker tomat
  • Siapkan dua buah tomat segar dan jeruk nipis
  • Haluskan tomat yang telah disiapkan menggunakan blender dan ditambah sedikit cairan jeruk nipis
  • Oleskan pada bagian wajah secara merata dan hindari area mata
  • Diamkan selama beberapa menit dan bilas hingga bersih menggunakan air hangat
  • Cara ini baik untuk dilakukan setiap hari sebelum tidur.

Minyak zaitun dan gula pasir
Jika kamu memiliki permasalahan kulit seperti adanya flek hitam, kulit kusam, bekas jerawat, atau permasalahan lainnya, kamu bisa menggunakan minyak zaitun untuk mengatasinya. Minyak zaitun dipercaya dapat memenuhi nutrisi pada kulit wajah, sehingga beragam permasalahan kulit wajah yang kamu alami, dapat diatasi dengan mudah.
  • Siapkan minyak zaitun dan gula pasir secukupnya
  • Campurkan kedua bahan tersebut hingga merata
  • Oleskan campuran tersebut pada permukaan wajah dan berikan sedikit pijatan lembut
  • Diamkan sekitar 15 hingga 20 menit dan bilas menggunakan air dingin
  • Ulangi cara ini rutin sebanyak dua kali sehari

Madu
Seperti yang telah kita ketahui, madu asli memiliki kandungan dan khasiat yang luar biasa untuk tubuh kita. Salah satu manfaatnya, yaitu dapat membantu merawat kulit wajah kamu, baik dari dalam maupun dari luar. Kandungan antiseptik pada madu dapat membantu melawan radikal bebas, sehingga kulit kampu akan tampak lebih cerah dan terhindar dari penuaan dini.
  • Oleskan madu secara merata pada wajah
  • Diamkan selama 20 menit dan bersihkan menggunakan air
  • Ulangi cara ini minimal satu kali dalam sehari

Stroberi dan Susu 
Di balik rasa asamnya, stroberi memiliki kandungan ellagic yang tingi. Kandungan ini memiliki manfaat untuk melakukan perawatan wajah dan mengatasi permasalahan seperti flek hitam, komedo, dan kulit kusam.
  • Siapkan buah stroberi dan susu
  • Haluskan stroberi terlebih dahulu dan campurkan sedikit susu setelahnya
  • Oleskan campuran tersebut secara merata dan diamkan mengering
  • Bilas menggunakan air bersih

Mentimun
Bukan suatu hal yang mengherankan apabila banyak orang yang menggunakan mentimun dalam hal mencerahkan kulit wajah. Di dalam mentimun memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang baik dapat proses mengatasi kulit wajah yang kusam. Dengan menggunakan mentimun secara rutin, bukan suatu hal yang mustahil untuk mendaptkan kulit wajah yang putih dan cerah.

Cara menggunakannya cukup mudah. Pertama, iriskan timun secara tipis dan tempelkan pada permukaan wajah. Kedua, diamkan selama 15 menit agar kandungan timun dapat terserap oleh kulit. Terakhir, bersihkan wajah menggunakan air. Selain dapat membuat wajah lebih cerah, timun juga dapat membuat wajah kamu menjadi lebih segar.

Jeruk dan Kunyit
Jeruk merupakan salah satu buah yang terkenal akan kandungan vitamin C yang tinggi. Kandungan ini ternyata dapat membuat wajah seseorang yang mengkonsumsinya menjadi lebih cerah. Selain dapat dikonsumsi secara langsung, jeruk juga dapat kamu olah menjadi minuman seperti jus.
  • Siapkan satu buah jeruk dan bubuk kunyit
  • Peras buah jeruk dan campurkan dengan bubuk kunyit secukupnya
  • Aduk merata hingga menjadi sebuah pasta
  • Oleskan pasta jeruk tersebut secara merata pada wajah hingga mongering
  • Bilas menggunakan air hingga bersih

Jumat, 15 September 2017

Cara Mengatasi Anemia Dengan Makanan Penambah Darah

Pernahkah tubuh kamu merasa mudah lemas dan wajah menjadi pucat? Bisa jadi itu merupakan gejala tubuh kekurangan darah. Kurang darah pada tubuh dapat disebabkan karena kurangnya konsumsi zat besi dan menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin yang cukup. Hemoglobin merupakan metaloprotein yang berfungsi untuk mengantar oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh.

Cara Mengatasi Anemia - sindonews.com

Kebutuhan Zat Besi Berdasarkan Usia

Kebutuhan zat besi tiap orang berbeda-beda, tergantung golongan usianya. Agar darah dalam tubuh dapat tetap normal, maka kamu harus memenuhi konsumsi zat besi yang cukup sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya.

Kebutuhan zat besi pada bayi
Setiap harinya, tubuh bayi  membutuhkan zat besi sekitar 11 mg. Agar mencegah terjadinya kurang darah pada bayi, usahakan untuk tetap memberikan bayi ASI sampai 12 bulan. Alasannya yaitu karena di dalam ASI terkandung zat besi yang bisa membentuk hemoglobin dan mencegah terjadinya anemia.

Saat bayi masih berusia di bawah satu tahun, usahakan untuk tidak memberikan susu yang bersumber dari sapi, kambing, dan kedelai. Karena diketahui bahwa jenis susu tersebut bukanlah sumber zat besi terbaik untuk bayi.

Ketika umur bayi sudah menginjak usia satu tahun, ibu bisa mulai mengurangi porsi susu pada bayi. Hal ini bertujuan agar bayi dapat mengkonsumsi zat besi dari sumber makanan lain. Selain itu, di usia enam bulan, ibu juga dapat mulai memperkenalkan MPASI atau makanan pendamping ASI.

Kebutuhan zat besi pada balita dan anak-anak
Kebutuhan zat besi anak saat umur empat hingga delapan tahun, yaitu sebanyak 10 mg. Sedangkan untuk usia sembilan hingga tiga belas tahun membutuhkan 8 mg zat besi setiap harinya.
Jika umur buah hati ibu sudah lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun, ibu sudah diperbolehkan untuk memberikan jenis susu selain ASI seperti susu sapi, kedelai, dan kambing. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu disarankan untuk tidak memberikan susu lebih dari 0,2 liter perharinya.

Sedangkan untuk usia lebih dari dua tahun, dianjurkan untuk mengganti susu dengan yang memiliki kandungan rendah lemak. Selain dari susu, zat besi juga bisa diperoleh dari roti, sereal dan daging tanpa lemak. Agar penyerapan zat besi dapat lebih optimal, jangan lupa untuk diselingi dengan konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C.

Kebutuhan zat besi pada remaja dan orang dewasa
Tubuh seorang pria remaja membutuhkan 11 mg zat besi setiap harinya, sedangkan pada wanita remaja membutuhkan zat besi yang lebih tinggi, yaitu sekitar 15 mg. Saat di usia dewasa, kebutuhan zat besi pria menurun menjadi 8 mg perharinya, namun pada wanita justru cenderung meningkat, yaitu sekitar 18 mg (akan mengalami penurunan saat memasuki menopause).

Sumber Zat Besi Penambah Darah

Berdasarkan sumbernya, zat besi dibedakan menjadi dua, yaitu heme dan non-heme. Heme merupakan jenis zat besi yang berasal dari sumber hewani, seperti daging merah dan ikan. Sedangkan non-heme merupakan zat besi yang bisa diperoleh dari nabati atau tumbuhan, contohnya yaitu pada biji-bijian, bayam, kentang, dan beragam jenis sayur buah lainnya.

Dibandingkan dengan zat besi non-heme, zat besi heme diketahui dapat lebih mudah diserap oleh tubuh. Agar penyerapan zat besi dapat lebih optimal, dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C seperti pada jeruk, brokoli, dan lain-lain.

Daftar Makanan Penambah Darah

Untuk dapat mencegah dan mengatasi anemia, maka dibutuhkan asupan makanan yang kaya akan kandungan zat besi agar darah dapat kembali meningkat. Berikut adalah beberapa jenis makanan untuk menambah darah yang telah penulis rangkum agar dapat memudahkan kamu.

1. Pepaya
Selain memiliki rasa yang lezat, buah pepaya ternyata memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Salah satu manfaatnya yaitu dapat meningkatkan darah dalam tubuh. Hal ini dikarenakan buah pepaya kaya akan kandungan vitamin C, zat besi, dan vitamin B9 (asam folat). Kandungan tersebut dapat membantu dalam membentuk hemoglobin.

2. Stroberi
Siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini. Buah yang memiliki bentuk mungil dan rasa asam ini, ternyata memiliki kandungan vitamin C, zat besi, serta antioksidan yang berguna untuk mengatasi masalah kurang darah. Jika kamu tidak suka untuk mengkonsumsi stroberi secara langsung, kamu juga bisa mengolah stroberi menjadi bentuk minuman seperti jus.

3.  Jambu biji
Jambu biji merupakan jenis buah yang sudah terlebih dahulu dikenal karena khasiatnya yang dapat menambah trombosit dalam tubuh. Selain itu, ternyata jambu biji juga memiliki manfaat untuk menambah hemoglobin pada penderita anemia. Hal tersebut tentu saja tidak lepas karena jambu biji mengandung beragam kandungan untuk membentuk hemoglobin seperti zat besi, vitamin C, vitamin A, dan vitamin B1.

4. Buah naga
Buah selanjutnya yang memiliki khasiat untuk mencegah dan mengatasi anemia yaitu buah naga. Buah  ini tidak hanya dapat mengatasi kekurangan darah saja, namun juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, dan lain-lain.

5. Mangga
Rasa segar, asam, dan manis yang dimiliki oleh buah manga, membuat banyak orang gemar untuk memakannya. Buah mangga kerap dikonsumsi langsung, ataupun dibuat menjadi beragam olahan, seperti manisan, jus, pudding, dan lain-lain.

Namun, tahukah kamu bahwa dibalik rasa nikmat mangga ternyata menyimpan banyak kandungan yang bermanfaat untuk mengatasi beragam penyakit. Di dalam buah mangga terkandung vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, magnesium, kalsium, zink, zat besi, dan masih banyak lagi.

6. Pisang
Salah satu kandungan pisang yang sudah sering dikemukakan, yaitu potassium. Kandungan potassium pada pisang berperan sebagai antioksidan alami yang memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga tubuh agar tetap bebas dari serangan radikal bebas.

Para peneliti terus melakukan penelitian pada buah pisang secara mendalam, hingga akhirnya terungkap sudah bahwa pisang juga memiliki kandungan zat besi. Jika kamu mengalami anemia, makanlah pisang setiap hari minimal satu buah agar hemoglobin pada tubuh kamu dapat meningkat.

7. Jeruk
Buah jeruk sudah dikenal terlebih dahulu oleh masyarakat sebagai jenis buah-buahan dengan kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi. Selain itu, ternyata jeruk juga kaya akan kandungan lainnya, seperti vitamin b dan kandungan mineral (zat besi, asam folat, fosfor, dan kalsium).

8. Bayam
Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang khasiatnya sangat popular, terutama dalam mengatasi kurang darah pada tubuh. Hal ini dikarenakan sayur bayam memiliki kandungan zat besi yang tinggi, sehingga tak heran apabila sayur ini cukup ampuh dalam mengatasi anemia.

Jika kamu hendak mengkonsumsi sayur bayam, ada baiknya untuk mengkonsumsi sesegera mungkin setelah sayur matang. Hindari untuk mengkonsumsi bayam di atas lima jam setelah diolah. Hal ini dikarenakan bayam yang telah didiamkan lebih dari enam jam, khasiat yang dimilikinya sudah tidak maksimal seperti saat baru selesai diolah dan bahkan bisa berpotensi menimbulkan bahaya bagi tubuh.

9. Alpukat
Alpukat merupakan jenis buah yang cukup banyak digemari oleh banyak orang. Selain memiliki citra rasa yang lezat, buah alpukat juga memiliki beragam kandungan nutrisi, seperti vitamin A, B1, C, zat besi, fosfor, kalsium, dan tentunya memiliki kandungan lemak tak jenuh.

10. Sawi
Selain bayam, sayuran lainnya yang dapat mengobati anemia atau kekurangan darah yaitu sayur sawi. Umumnya sawi kita kenal menjadi dua jenis, yaitu sawi hijau dan sawi putih. Lantas apakah kedua jenis sawi ini sama-sama baik untuk penderita anemia?

Untuk dapat meningkatkan hemoglobin tubuh, penderita anemia lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis sawi hijau. Hal ini disebabkan karena sawi hijau memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sawi putih. Selain itu, sawi hijau juga memiliki kandungan magnesium, fosfor, kalium, potassium, dan lain-lain yang baik untuk kesehatan tubuh.

Selasa, 05 September 2017

Cara Ampuh Untuk Menghilangkan Selulit Dengan Cepat

Diantara kita pasti sudah pernah mendengar istilah selulit. Istilah ini mengacu pada permasalahan yang disebabkan karena suatu kondisi tertentu dan dapat dilihat pada permukaan kulit bagian tubuh tertentu. Namun, tahukah kamu apa itu selulit sebenarnya?

Di luar sana ada beberapa opini yang cukup populer tentang penyebab munculnya selulit. Banyak yang menganggap bahwa selulit dapat muncul karena adanya timbunan lemak. Ada pula yang menganggap jika selulit muncul karena adanya racun-racun pada tubuh dan air yang berlebih dan terperangkap di bawah kulit.

Fakta tentang penyebab munculnya selulit yang benar yaitu karena adanya pengaruh dari kondisi tertentu dan menyebabkan adanya timbunan lemak pada bagian bawah kulit. Dari sini kemudian akan membuat kulit tampak seperti bergelombang layaknya kulit jeruk. Umumnya selulit lebih sering terjadi pada bagian bokong dan juga paha.

Cara Menghilangkan Selulit
Cara Menghilangkan Selulit

Apakah selulit disebabkan oleh lemak?
Perlu kamu ketahui bahwa gelombang yang muncul pada permukaan kulit akibat selulit, bukan disebabkan oleh lemak tubuh. Lemak bukanlah sesuatu yang selalu memperburuk penampilan. Ada kalanya, lemak justru bermanfaat untuk dapat membuat kamu tampak lebih cantik.

Contohnya yaitu lemak pada bagian pipi akan membuat kamu menjadi tampak lebih muda karena kulit lebih kencang. Sehingga tidak heran apabila untuk melakukan operasi plastik penyuntikkan lemak dipatok dengan tariff yang cukup tinggi.

Lantas jika bukan lemak, lalu apa yang menjadi penyebab selulit?
Pada dasarnya, gelombang yang muncul pada permukaan kulit dipengaruhi oleh struktur kulit bagian atas dan jaringan ikat pada bawah kulit. Kedua struktur ini memiliki pengaruh penting terhadap munculnya selulit di bagian tubuh tertentu.

1. Konsumsi buah dan sayur
Untuk dapat menyamarkan selulit, melakukan diet sehat merupakan salah satu cara yang tepat. Ganti makanan tidak sehat kamu dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur. Selain bisa menghilangkan selulit, kamu juga akan mendapatkan kulit yang mulus dan kencang.

Agar proses diet tidak membosankan, pilihlah jenis sayur dan buah yang berbeda setiap beberapa hari dengan tetap memerhatikan kandungan yang dimilikinya. Buah dan sayur juga dapat diolah seperti direbus atau dibuat menjadi jus (tanpa gula).

Jika kamu ingin proses menghilangkan selulit lebih cepat, konsumsi jenis buah dan sayur yang kaya akan kolagen dan vitamin C sangat baik untuk dikonsumsi. Seperti blueberry, blackberry, paprika, brokoli, dan masih banyak lagi.

2. Menjaga keseimbangan hormon
Hormon memiliki peran penting pada tubuh manusia, tidak terkecuali untuk permasalahan pada kulit. Memiliki hormon yang seimbang juga termasuk faktor penting untuk mengurangi risiko mengalami selulit.

Meskipun demikian, memiliki hormone yang stabil juga tidak menjamin selulit akan menghilang secara permanen. Jika kamu tidak menerapkan pola hidup dan makan yang sehat, maka selulit mungkin saja akan muncul kembali.

Ada beberapa langkah untuk dapat membuat hormone pada tubuh menjadi seimbang kembali. Beberapa diantaranya, yaitu seperti mengurangi konsumsi lemak omega-6 tak jenuh ganda, menghindari kopi atau minuman dengan kandungan kafein lainnya, dan tidur yang cukup.

3. Tanah Liat
Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal tanah liat sebagai bahan dasar dari beragam kerajinan. Namun siapa sangka, tanah liat ternyata juga memiliki khasiat yang dapat menghilangkan selulit pada perut dan paha. Tanah liat dipercaya dapat membantu mengeluarkan racun dalam kulit.

Cara melakukannya tergolong lebih menyenangkan bila dibandingkan dengan cara-cara sebelumnya. Sebelumnya kamu perlu menyiapkan beberapa bahan, diantaranya: tanah liat bentonit, garam espom, dan minyak atsiri.

Cara pertama :
Larutkan tanah liat bentonit, garam espom, dan minyak esensial ke dalam air secukupnya. Campurkan hasil larutan tersebut ke dalam bak mandi menggunakan air hangat dan silahkan berendam dengan waktu sekitar 20 menit.

Cara kedua :
Campurkan tanah liat bentonit dengan air secukupnya hingga terbentuk seperti pasta. Oleskan secara merata pada bagian yang mengalami selulit dan diamkan hingga kering. Terakhir, bilas tubuh hingga bersih.

4. Minyak atsiri
Minyak atsiri atau juga dikenal sebagai minyak esensial yang mengandung beragam manfaat bagi tubuh. Tambahkan minyak atsiri atau minyak esensial lainnya ke dalam air mandi kamu.

5. Lemak tak jenuh
Mungkin beberapa diantara kalian sudah ada yang mengetahui bahwa pada dasarnya lemak dibedakan menjadi dua, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Lemak tidak jenuh merupakan jenis lemak yang baik bagi tubuh. Salah satu manfaatnya yaitu dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Lemak jahat biasanya bisa dengan mudah dikenali, yaitu umumnya berwarna putih padat seperti lilin. Cobalah untuk mengurangi konsumsi lemak jahat dan menggantinya dengan lemak tidak jenuh. Lemak tak jenuh bisa bersumber dari ikan, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, telur, dan beragam jenis sauran.

6. Olahraga
Salah satu cara terbaik untuk mengatasi selulit yaitu dengan berolahraga rutin. Meskipun selulit tidak dapat menghilang selama-lamanya, namun olahraga yang rutin bisa membuat otot pada bagian bawah menjadi lebih rata dan membuat selulit jadi tersamarkan. Agar selulit dapat hilang dengan cepat dan maksimal, kombinasikan olahraga kamu dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi cukup.

7. Kontrol kebutuhan kalori 
Mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana, permen, minuman bersoda, dan makanan yang tergolong berkalori kosong sangat dianjurkan dalam proses menghilangkan selulit untuk mengurangi lemak tubuh. Sebagai gantinya, kamu bisa mengkonsumsi jenis makanan yang kaya akan serat seperti buah, sayuran, dan gandum.

8. Hindari obesitas
Selulit bisa menyerang siapa saja, baik orang berbadan kurus atau gendut. Akan tetapi, pada kebanyakan kasus, selulit lebih dominan terjadi pada orang yang mengalami kelebihan berat badan.

Jika kamu termasuk orang yang memiliki berat badan berlebih, ada baiknya untuk melakukan proses penurunan berat badan secara perlahan dengan mengkombinasikan program diet dan olahraga rutin.

9. Hindari rokok
Jika kamu memiliki kebiasaan merokok, maka sebaiknya kamu mulai meninggalkan kebiasaan buruk tersebut. Selain tidak baik bagi kesehatan paru-paru, merokok juga dapat mempengaruhi kulit menjadi lebih tipis. Hal ini disebabkan karena terganggunya suplai darah menuju pada kulit dan bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kendur.

10. Pijatan
Pijatan lembut pada daerah bagian selulit bisa membantu memperlancar aliran darah dan membuat selulit lebih tersamarkan. Lakukan pijatan rutin menggunakan lotion beberapa menit rutin setiap harinya agar lebih maksimal.

11. Operasi cellulaze
Ini merupakan opsi yang bisa kamu pilih untuk menghilangkan selulit lebih cepat. Operasi cellulaze akan menggunakan media laser dan bekerja langsung pada bagian yang mengalami selulit.

Cara kerja operasi ini yaitu laser akan memperkecil sel-sel lemak, menghilangkan gumpalan selulit dengan cara memotongnya, dan merangsang agar kulit menjadi lebih tebal.

Di tahun 2012, operasi cellulaze telah disetujui oleh FDA. Hasil dari operasi ini bisa bertahan selama setahun bahkan lebih. Namun, efek dari operasi ini masih belum diketahui secara pasti.